Penyakit Lupus Sistemik

Penyebab , gejala , dan solusi untuk Penyakit Lupus Sistemik 

Apa itu Lupus Eritematosus sistemik ( LES) ?

  • Lupus eritematosus sistemik (LES)adalah penyakit autoimun yang disertai dengan munculnya antibodi. Penyakit ini terkadang akan melibatkan sistem tubuh dan organ tubuh. Karena di dalam tubuh terdapat banyak antibodi dan immune complex yang dapat menyebabkan sakit, sehingga merusak jaringan tubuh manusia. Gejala klinis yang muncul adalah kerusakan sistem dan organ tubuh seperti kulit, sendi, serosa, jantung, ginjal, saraf sistem pusat, peredaran darah, dll.
  • Lupus merupakan penyakit yang terkait dengan kekebalan tubuh manusia. Penyakit ini juga dikenal sebagai penyakit autoimune. Penyakit terjadi apabila terjadi anomali pada sistem dan kerja sel pertahanan tubuh manusia. Sel pertahanan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari masuknya kuman atau gangguan eksternal lainnya justeru menyerang tubuh pemiliknya . Penyakit ini menjadi salah satu penyakit mematikan pada jenis Eritematosus Sistemik (SLE) atau yang juga disebut dengan Systemic Lupus Erythematosus (SLE) dalam bahasa Inggiris. Lupus jenis ini lebih dikenal dan sering digunakan untuk menyederhanakan penyebutan dan pemahaman tentang penyakit ini di kalangan umum. Selain jenis tersebut, terdapat beberapa jenis penyakit lupus lainnya, seperti neonatal (lupus yang terjadi pada bayi), dan  drug inducted lupus (lupus yang disebabkan oleh penggunaan obat).

Penyakit LES muncul diberbagai belahan dunia, persentase banyaknya penyakit ini sekitar 4/100.000-25/100.000, lebih banyak diderita oleh orang asia dan kulit hitam. Penyakit ini lebih banyak diderita oleh wanita dibanding pria, perbandingannya sekitar 10 : 1, puncak terjadinya penyakit ini berada pada wanita usia subur. Orang tua dan anak-anak juga mungkin menderita penyakit ini.

 

 

Tanda-tanda  & Gejala Penyakit LES

Apa saja tanda-tanda dan gejala lupus eritematosus sistemik?

Gejala penyakit lupus tergantung pada yang organ yang terkena dan biasanya adalah:

  • Kelelahan
  • Nyeri sendi dan bengkak atau kekakuan, biasanya di tangan, pergelangan tangan dan lutut
  • Memiliki bintil merah pada bagian tubuh yang sering terkena matahari, seperti wajah (pipi dan hidung)
  • Fenomena Raynaud membuat jari berubah warna dan menjadi terasa sakit ketika terkena dingin
  • Pleurisy (radang selaput paru-paru), yang dapat membuat bernapas terasa menyakitkan, disertai sesak napas
  • Bila ginjal terkena dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan gagal ginjal

Lupus dapat mempengaruhi ingatan dan suasana hati serta menyebabkan stress atau kebingungan.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda

Pengidap lupus akan mengalami serangan dari sel antibodi dari dalam tubuh sendiri. Pada bentuk yang sistemik (SLE), serangan lupus juga dapat memengaruhi organ dalam manusia yang vital, seperti ginjal dan hati. Lupus ini dinilai paling berbahaya dibandingkan dengan jenis lainnya. Lupus neonatal pada bayi biasanya akan hilang pada selang waktu tertentu. Sementara lupus yang imbul akibat penggunaan obat akan hilang saat reaksi obat hilang dari tubuh.

Lupus lebih banyak diderita wanita daripada pria dengan perbandingan 9:1, karena faktor hormonal dan biasanya menjangkiti wanita muda. Penyakit ini suka menyaru, sehingga seringkali dokter menyangka penyakit lainnya, tetapi yang tersering adalah adanya nyeri sendi. Saat ini tes untuk menentukan positif atau negatif atas lupus telah ada di banyak laboratorium klinik.

Penyebab penyakit LES

Penyakit lupus ditengari dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu internal tubuh manusia dan lingkungan. Secara umum, faktor penyebab pasti timbulnya penyakit lupus belum diketahui.

Faktor internal

Faktor internal disebabkan oleh faktor genetika yang menyebabkan adanya kecenderungan anomali pada sistem antibodi yang menyerang bagian-bagian jaringan tubuh. Karena itu, penyakit lupus sering diidentikkan dengan penyakit turunan. Fakta menunjukkan bahwa penyakit lupus akan lebih beresiko diidap oleh orang dari beberapa ras, seperti Ras Amerika Afrika, Latin, Ras Asia Pasifik.

Faktor eksternal

Penyebab eksternal lupus terkait erat dengan gaya hidup dan kondisi manusia. Faktor eksternal berarti serangkaian atau satuan penyebab yang merangsang reaksi zat antibodi yang akhirnya menyerang jaringan tubuh. Beberapa penyebab eksternal lupus, antara lain:

  • Stress berlebihan.
  • Penggunaan obat antibiotik seperti amoxilin, ampicilin.
  • Sinar ultraviolet matahari, sinar ultraviolet dari lampu,
  • dan obat-obatan berbahan dasar sulfa seperti Bactrim dan septra, silsoxazole, tolbutamide.

Penyebab penyakit LES hingga saat ini tidak dapat dipastikan, hasil penelitian mengatakan faktor keturunan, kelenjar edokrin, infeksi, kelainan imun dan lingkungan berkaitan dengan terjadinya penyakit ini.

  • Faktor keturunan  :  5% dari penderita memiliki riwayat keluarga yang terkena penyakit ini. Jika penderita merupakan kembar monozigot DR2, DR3 atau ibu-anak, kemungkinan untuk terkena penyakit ini semakin tinggi. Penelitian Immunogenetics akhir-akhir ini membuktikan, kebanyakan penderita berkaitan dengan gen HLA DR2, DR3.
    Faktor Lingkungan
  • Infeksi virus  : Beberapa kasus membuktikan penyakit lupus eritematosus sistemik mungkin berkaitan dengan infeksi lentivirus (virus RNA jenis C).
  • Cahaya matahari dan sinar ultraviolet  :  25%-35% penderita LES sensitif terhadap cahaya matahari. Kebanyakan peneliti beranggapan penyakit LES berkaitan dengan cahaya matahari dan sinar ultraviolet.
  • Hormon seks  : Terjadinya penyakit LES lebih banyak ditemukan pada wanita dibandingkan pria. Tapi bagi anak-anak dan orang tua, perbedaan perbandingan tidak terlalu signifikan. Ini menandakan pengaruh kadar hormon estrogen pada masa subur terhadap penyakit LES. Saat hamil, perubahan kondisi penyakit LES juga berkaitan dengan kadar hormone seks.
  • Obat-obatan  : Beberapa obat-obatan merupakan obat hapten. Ketika memasuki tubuh yang sedang menderita penyakit LES yang sangat sensitif, mungkin akan memicu respon kekebalan tubuh sehingga menimbulkan gejala LES.
  • Produk biologi dan blood product    : Melalui praktek klinis dalam jumlah besar membuktikan, produk biologi berupa gamma globulin, vaksin, transfer faktor, interferon, immune riboncleic acid merupakan faktor yang dapat memicu reaksi timbulnya gejala LES bagi penderita LES yang belum timbul gejala yang menonjol. Begitu timbul gejala akut, obat-obatan juga tidak dapat menghentikan perkembangannya.
  • Emosi dan kondisi psikologis :  Selalu berada dalam kondisi tegang dalam jangka panjang atau penderita yang mengalami tekanan berlebihan, atau penderita LES yang tidak memiliki gejala menonjol, begitu mengalami depresi atau tekanan psikologi, dapat memicu timbulnya gejala akut.
  • Kelainan reaksi imun : Orang yang memiliki keturunan penyakit LES, dari pengaruh berbagai faktor yang telah diuraikan di atas, dapat membuat sistem yang stabil dari sistem imun menjadi kacau. Gejala yang timbul adalah kelebihan aktivitas dari sel B yang menyerang jaringan tubuh sendiri. Di dalamnya mencakup nukleus, membrane sel, sitoplasma, antibodi yang dengan berbagai komponen jaringan. Dan yang paling penting adalah anti nuklir antiobodi (ANA).

Apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi lupus eritematosus sistemik?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi lupus eritematosus sistemik:

  • Jangan merokok. Merokok meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan dapat memperburuk efek lupus pada jantung dan pembuluh darah Anda
  • Makan makanan yang sehat. Diet sehat seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. Kadang-kadang Anda harus membatasi makanan Anda, terutama jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, kerusakan ginjal atau masalah pencernaan
  • Berolahraga secara teratur. Latihan dapat membantu Anda pulih dari bintil merah, mengurangi risiko serangan jantung, membantu melawan depresi dan mempromosikan kesejahteraan umum
  • Hindarilah paparan sinar matahari. Karena sinar ultraviolet dapat memicu bintil merah, mengenakan pakaian pelindung (seperti topi, baju lengan panjang dan celana panjang) dan menggunakan tabir surya dengan faktor perlindungan matahari (SPF) minimal 55 setiap kali Anda pergi ke luar
  • Istirahatlah yang cukup. Orang dengan lupus sering mengalami kelelahan berkepanjangan yang berbeda dari kelelahan normal dan belum tentu hilang dengan istirahat. Untuk itu, akan sulit untuk mengetahui apakah Anda perlu untuk beristirahat atau tidak. Perbanyak istirahat di malam hari dan lakukan tidur siang atau istirahat pada siang hari jika diperlukan.

Penyakit LES adalah penyakit autoimun. Penderita harus segera memeriksakan diri, mempersiapkan diri untuk pengobatan.
*Informasi kasus pasien hanya untuk referensi, setiap kondisi pasien masing-masing berbeda dan hasil pengobatanpun tidak akan sama. Kalau Anda ingin mengetahui lebih banyak informasi mengenai stem sel,silahkan menghubungi dokter ahli kami.

Herbal Alami terbaik untuk terapi pengobatan penyakit lupus 

Kami memberikan alternatif untuk terapi pengobatan terbaik untuk pengobatan penyakit lupus . Banyak herbal terbaik yang dapat digunakan untuk terapi pengobatan , akan tetapi kami memberikan yang terbaik dengan herbal alami

  • 1. Octo Stem 35 

Apa itu Octo stem 35 ? 

Octo stem 35 merupakan formula CELLXTIVE dengan kandungan placenta tanaman sebagai rahasia kesehatan dan panjang umur serta awet muda. Octo stem 35 sebagai suplemen enzim buatan jepang yang sudah digunakan lebih dari 100 tahun, yang membuat orang jepang dikenal dengan prosetasi populasi dengan umur paling panjang yang terbesar di dunia . Karena enzim adalah suplemen umum yang digunakan dalam diet masyarakat jepang. Octo stem 35 dengan kandungan 121 jenis enzim dan 8 jenis placenta tumbuh-tumbuhan dan 11 vitamins.

 

 

 

Untuk lebih jelasnya tentang OCTO STEM 35 dapat Anda baca dengan klik link dibawah ini :

Octo Stem 35 sebagai suplemen kesehatan untuk memenuhi nutrisi dan sebagai makanan alami untuk meregenerasi sel – sel yang rusak.

2. Selain Octo stem 35 kombinasi dengan FOREVER 25 MORINGNUZEL dan FOREVER 25 MORINGA BIOGREEN 

MorinNuzell sebagai tripeptide stem cell sebagai anti aging atau anti penuaan sehingga kulit terlihat lebih cerah , berseri serta kandungan kolagen dapat melindungi klit dari serangan radikal bebas serta sebagai antioksidan , dan anti radang yang tinggi .  Selain itu meningkatkan peredaran darah .

 

 

 

Untuk Moringa Biogreen untuk kesehatan pencernaan, sangat penting agar pencernaan selalu bersih , dan dapat juga membantu membersihkan darah , hati dan buah pinggang serta merangsang sistem imunisasi.

 

 

 

Cara konsumsi Octo Stem 35 Minum 1 saset pagi 1 jam sebelum sarapan dan malam hari 1 jam sebelum tidur malam atau 2 jam setelah makan malam 

  • Untuk MoringNuzel diminum 1x 1 saset  , diminum 1/2  jam sebelum minum OCTO STEM 35 
  • Sedang untuk  moringa biogreen dikonsumsi pagi hari 1 jam setelah konsumsi octo stem 35 dan malam hari 1 jam setelah makan malam 

Buat Anda yang ingin mendapatkan ke – 3 produk tersebut silahkan langsung hubungin CS kami dan dapatkan langsung produk yang asli original. Untuk Anda yang diwilayah tangerang , jakarta dan sekitarnya bisa datang langsung ke toko herbal shop tangerang ( alamat lengkap ada di dalam website ini) buka setiap hari dari pukul 09.00 – 18.00 dan atau bisa dikirim via jasa pengiriman gojek . Sedang untuk Anda diluar daerah bisa dikirim dengan jasa pengiriman terpercaya seperti tiki . jne, pos indonesia , dll.

LANGSUNG HUBUNGIN CS VIA TELPHON/WA/SMS/BBM UNTUK ORDER DAN PEMESANAN!

%d bloggers like this: