Penyakit Migrain dan Cara Terapinya

Penyakit Migrain dan Cara Terapinya

Penyakit Migrain dan Cara Terapinya

Pengertian Migrain ?

  • Migrain adalah nyeri kepala sedang hingga parah yang terasa berdenyut yang umumnya hanya mengenai sebelah sisi kepala saja. Penyakit ini lebih sering diidap wanita dibandingkan pria. Serangan sakit kepala migrain terasa lebih menyiksa dan terkadang datang tiba-tiba. Merupakan nyeri kepala berdenyut yang kerapkali disertai mual, muntah yang rasa sakitnya disebabkan oleh pembesaran pembuluh darah di dalam kepala. Penderita biasanya sensitif terhadap cahaya, suara, bahkan bau-bauan.
  • Migrain adalah gangguan kronis yang ditandai dengan terjadinya sakit kepala ringan hingga berat yang seringkali berhubungan dengan gejala-gejala sistem syaraf otonom. Kata migrain berasal dari Yunani ἡμικρανία (hemikrania), yaitu “rasa sakit di salah satu sisi kepala”. Tandanya berupa sakit kepala unilateral (hanya pada separuh bagian kepala), berdenyut-denyut, dan berlangsung selama 2 hingga 72 jam. Gejala-gejala yang turut menyertai antara lain mual, muntah, fotofobia (semakin sensitif terhadap cahaya), fonofobia (semakin sensitif terhadap suara) dan rasa sakitnya semakin hebat bila melakukan aktifitas fisik. Sekitar-sepertiga penderita sakit kepala migrain mengalami aura: yaitu semacam gangguan visual, indra, bicara, atau gerak/motorik yang menjadi pertanda bahwa sakit kepala tersebut akan segera muncul.

Cara Menterapi migrain dengan herbal alami laminine

Migrain biasanya muncul bersama sakit kepala parah dan terjadi berulang hingga membuat seseorang tidak bisa melakukan aktifitas secara normal, yang berhubungan dengan gejala-gejala otonom. Sekitar 15-30% pasien migrain mengalami migrain dengan aura dan para pasien yang mengalami migrain dengan aura juga seringkali mengalami migrain tanpa aura. Tingkatan rasa sakit, lama terjadinya sakit kepala, dan frekuensi serangan bervariasi. Migrain yang berlangsung hingga lebih dari 72 jam disebut status migrainosus.

Biasanya yang terjadi bila kita menderita penyakit Migrain yaitu selain sakit kepala, sebagian penderita turut merasakan mual, muntah, dan menjadi jauh lebih peka terhadap cahaya atau suara. Ada beberapa jenis migrain yang  perlu Anda kenali, yaitu:

  1. Migrain tanpa aura: sakit kepala migrain yang terjadi tanpa tanda-tanda atau gejala. Migrain tanpa aura didiagnosis setelah pasien diketahui memiliki sejarah serangan migrain sebanyak lima kali.
  2. Migrain dengan aura: tanda-tanda yang mengawali sakit kepala migrain disebut aura. Tanda-tanda yang dirasakan sebelum terjadi migrain ini umumnya berupa masalah penglihatan (kilatan cahaya pada mata), kekakuan pada leher dan kesemutan pada anggota tubuh. Migrain dengan aura juga dikenal sebagai migrain klasik. Jenis ini dialami sekitar sepertiga dari pengidap migrain.
  3. Aura migrain tanpa sakit kepala: migrain terjadi ketika pengidap merasakan aura atau gejala migrain yang lain, tapi tanpa diiringi sakit kepala.

Ada empat fase yang kemungkinan terjadi sebelum munculnya migrain:

  1. Fase Prodromal , Prodromal, terjadi beberapa jam atau beberapa hari sebelum sakit kepala menyerang. Prodromal atau gejala yang menjadi pertanda migrain pada 60% pasien yang dimulai dua jam atau dua hari sebelum rasa sakit atau gejala aura bermula .Gejala-gejala ini bisa muncul dalam berbagai macam fenomena antara lain: perubahan suasana hati, mudah tersinggung, depresi atau euforia, lemas, sangat menginginkan makanan tertentu, otot kaku (terutama di bagian leher), konstipasi/sembelit atau diare, dan semakin sensitif terhadap bau atau suara keras Gejala ini bisa muncul pada migrain dengan aura maupun tidak.
  2. Fase Aura,  yang muncul tepat sebelum serangan sakit kepala
    Perkembangan bayangan berupa bentuk zigzag pada benteng Skotoma negatif, hilangnya kesadaran bentuk lokal Skotoma positif, persepsi lokal berupa bentuk-bentuk tambahan Hilangnya sebagian besar persepsi di satu bagian sisi.

Aura yaitu fenomena neurologi fokus yang muncul sebelum atau selama sakit kepala. Gejala tersebut muncul selama lebih dari beberapa menit dan biasanya berakhir kurang dari 60 menit.
Gejala-gejalanya bisa bersifat visual, sensorik atau motorik dan kebanyakan pasien mengalami lebih dari satu.

  • Efek visual adalah yang paling umum dan terjadi pada lebih dari 99% kasus dan secara khusus pada lebih dari setengah jumlah kasus yang terjadi.
  • Gangguan penglihatan seringkali berupa scintillating scotoma (sebuah area peralihan parsial dalam lapang pandang yang berkelip-kelip.) Gangguan ini biasanya bermula di dekat pusat penglihatan lalu menyebar ke pinggir berupa garis-garis zigzag yang pernah digambarkan mirip benteng atau dinding-dinding kastil. Biasanya garis-garis tersebut berwarna hitam putih namun beberapa pasien juga melihat garis-garis berwarna. Beberapa pasien kehilangan sebagian lapang pandang mereka dan disebut sebagai hemianopsia sementara pasien yang lain mengalami pandangan kabur.

Aura sensorik adalah yang nomor dua paling umum muncul pada 30-40% pasien yang mengalami aura.Sering disertai dengan rasa tertusuk-tusukyang dimulai dari salah satu tangan dan lengan lalu menyebar ke area hidung-mulut pada sisi yang sama. Rasa kebas biasanya muncul setelah rasa kesemutan berakhir bersamaan dengan hilangnya indera posisi. Gejala-gejala lain fase aura antara lain: gangguan bicara atau bahasa, rasa berputar-putar, dan gangguan motorik yang lebih jarang muncul. Gejala motorik menandakan bahwa migrain yang terjadi merupakan jenis hemiplegik, rasa lemas biasanya berlangsung lebih dari satu jam tidak seperti aura lainnya. Aura jarang terjadi tanpa diikuti sakit kepala, yang dikenal dengan nama migrain diam.

  • 3.Fase Rasa Sakit , juga disebut fase sakit kepala
    Sederhananya, sakit kepala ini bersifat unilateral, berdenyut-denyut, dan intensitasnya ringan hingga parah. Biasanya rasa sakitnya terjadi secara bertahap dan semakin parah seiring dengan bertambahnya aktifitas fisik. Meski demikian, pada lebih dari 40% kasus, sakit kepala yang terjadi bersifat bilateral, biasanya juga disertai sakit leher. Sakit kepala bilateral hanya umum terjadi pada pasien migrain tanpa aura. Kadangkala, sakitnya terutama terasa di bagian kepala belakang dan atas. Pada orang dewasa, sakit biasanya berlangsung selama 4 hingga 72 jam sementara pada anak-anak, seringkali berlangsung kurang dari 1 jam. Frekuensi serangan bervariasi, dari hanya beberapa kali saja seumur hidup hingga beberapa kali seminggu, dengan rata-rata satu kali sebulan.

Sakit kepala seringkali disertai dengan rasa mual, muntah, sensitif terhadap cahaya, sensitif terhadap suara, sensitif terhadap bau, lemas dan mudah tersinggung. Pada migrain basilar, migrain dengan gejala neurologis yang berhubungan dengan batang otak atau dengan gejala neurologis pada kedua sisi tubuh. dampak yang biasanya terjadi antara lain: suatu sensasi duani berputar, kepala terasa ringan, dan kebingungan. Mual terjadi pada hampir 90% pasien, dan muntah terjadi pada sepertiganya. Oleh sebab itulah kebanyakan pasien ingin berada di ruangan yang gelap dan tenang. Gejala lain yang dapat turut menyertai: pandangan kabur, hidung tersumbat, diare, sering buang air kecil, pucat, atau berkeringat. Kulit kepala bengkak atau terasa lunak bisa juga terjadi seperti halnya kaku leher. Gejala-gejala umum lebih jarang terjadi pada pasien lansia.

  • 4. Postdromal, efek yang dialami setelah serangan migrain berakhir
    Efek migrain dapat berlangsung selama beberapa hari setelah sakit kepala inti berakhir; efek ini dinamakan migrain posdromal. Banyak pasien yang melaporkan rasa nyeri di bagian yang terserang migrain, beberapa pasien juga melaporkan tidak dapat berpikir dengan normal selama beberapa hari setelah sakit kepala berakhir. Pasien mungkin mengalami kelelahan atau “hung over” dan rasa sakit kepala, gangguan kognitif, gejala gastrointestinal, perubahan suasana hati, dan lemah. Berdasarkan sebuah ikhtisar yang mengatakan, “Sebagian pasien secara ganjil tiba-tiba merasa segar atau senang bukan main setelah serangan, sementara sebagian yang lain merasakan depresi dan gelisah.

 

Faktor-faktor yang Menjadi Penyebab Migrain

Penyebab migrain masih belum diketahui secara pasti, namun beberapa faktor berikut diduga berperan menjadi penyebabnya penyakit migrain yaitu :

  • Faktor hormon. Perubahan hormon menyebabkan sebagian wanita merasakan migrain pada masa menstruasi. Anak-anak yang memiliki berat badan berlebih memiliki risiko terkena serangan migrain lebih sering.
  • Faktor gen. Sekitar setengah pengidap migrain memiliki kerabat dekat yang juga mengalami migrain. Perubahan sementara pada zat kimia, jaringan saraf, otak dan pembuluh darah. Konsumsi makanan dan minuman tertentu. Kafein, coklat, keju bumbu penyedap msakan (misal: MSG), dan alkohol dapat memicu migrain.
  • Faktor pemicu lainnya, seperti stres dan kelelahan turut bisa memicu migrain pada sebagian pengidap.

 

Cara terbaik untuk menghindari Kambuhnya migrain dapat dicegah dengan langkah-langkah berikut:

  • Menjalani gaya hidup sehat dengan tidur cukup dan teratur, olahraga teratur, pola makan sehat, batasi konsumsi minuman keras, dan kafein.
  • Mengenali dan menghindari pemicu migrain, seperti kurang istirahat, stres, dan konsumsi makanan serta minuman tertentu.
  • Menghindari konsumsi resep tertentu, seperti pada wanita yang mengidap migrain, disarankan untuk menghindari resep yang mengandung hormon estrogen, seperti pil KB.
  • Migrain dapat berdampak besar bagi kehidupan pengidap. Anda kadang-kadang menjadi tidak bisa beraktivitas secara normal saat terserang penyakit ini dan membutuhkan waktu istirahat di tempat tidur selama beberapa hari saat dan setelah terserang migrain. Terdapat beberapa terapi  dan metode yang secara efektif dapat membantu mencegah migrain sehingga tidak terjadi banyak gangguan dalam kehidupan pengidap.
  • Berbaring di dalam kamar gelap sering menjadi solusi yang paling mudah dilakukan ketika migrain menyerang.
  • Salah satu yang bisa membantu meringankan rasa sakit yang dirasakan adalah dengan cara mengonsumsi resep dri dokter  anti muntah untuk mengurangi rasa mual dan muntah. Beberapa resep lain juga umum digunakan untuk menangani migrain, yaitu pereda rasa sakit dan triptan.

Meski serangan migrain terkadang dapat memburuk dari waktu ke waktu, namun umumnya kondisi pengidap cenderung membaik dalam hitungan tahun.

Berikut diantaranya yang mungkin menjadi penyebab terjadinya migren, yaitu:

  • 1. Makanan

Salah satu penyebab utama disinyalir adalah jenis makanan tertentu. Ada beberapa jenis makanan yang telah diidentifikasi sebagai makanan yang dapat memicu terjadinya migren. Beberapa penderita migren biasanya kurang toleran tehadap makanan seperti keju, coklat, dan jeruk. Kopi dan makanan yang mengandung kafein juga dapat memicu terjadinya migren. Selain itu, makanan Cina yang mengandung monosodium glutamat dan pemanis buatan Aspartam yang ditemukan dalam minuman dan makanan diet, juga bisa menyebabkan migren.

  • 2. Stres

Stres telah diketahui menjadi salah satu penyebab sakit kepala. Jam kerja yang panjang, terutama bekerja dengan komputer, kerja fisik yang berat, atau tekanan pekerjaan bisa menjadi pemicu migren. Penderita migren mengatakan bahwa mereka sering mengalami migren ketika akhir pekan. Relaksasi adalah kunci utama untuk mencegah migren dalam kasus ini.

  • 3. Hormon

Penyebab migren pada wanita sering dikaitkan dengan terjadinya fluktuasi hormon. Wanita jauh lebih sering terkena migren daripada pria karena fluktuasi hormon ini. Sebagian besar wanita yang mengalami serangan rutin migren, mengatakan bahwa mereka mengalami migren tepat sebelum atau sesudah periode bulanan mereka.

Hasil penelitian menemukan bahwa tingkat penurunan hormon estrogen pada wanita dapat menyebabkan migren. Wanita yang akan mengalami menopause dan memiliki kadar estrogen yang rendah mungkin akan mengalami sakit kepala yang cukup parah.

  • 4. Genetik

Diduga adanya kaitan yang erat antara genetik dengan terjadinya migren. Sebagian besar penderita migren mempunyai riwayat keluarga yang juga mengalami migren. Sebagian besar penderita migren masih berusia muda. Sebenarnya baik remaja maupun dewasa muda sangat rentan terhadap migren, hal ini mungkin juga karena adanya fluktuasi hormon.

  • 5. Penyebab Sensorik

Penyebab lain yang bisa memicu migren berasal dari indera, baik penglihatan maupun indera penciuman. Pemicu ini bisa dalam bentuk lampu yang sangat terang atau berkedip-kedip, sinar matahari atau sinar lampu yang kuat, bau menyengat dari parfum, asap, dan buah jeruk. Semua hal tersebut merupakan hal umum yang menjadi pemicu migren.

  • 6. Tidur

Perubahan pola tidur merupakan salah satu penyebab munculnya migren. Perubahan mendadak dalam pola tidur bisa menyebabkan migren yang berat. Banyak penderita mengatakan bahwa serangan migren muncul setelah tidur dalam waktu yang cukup lama, misalnya karena tidur lebih panjang pada akhir pekan. Sedangkan bagi sebagian yang lain bisa dipicu karena waktu tidur yang kurang.

  • 7. bahan kimia 

bahan kimia juga bisa menjadi penyebab migren. bahan kimia  seperti untuk sakit kepala yang digunakan selama periode waktu yang lama dapat memicu serangan migren. Terapi penggantian hormon atau kontrasepsi oral dan bahan kimia yang digunakan untuk melebarkan pembuluh darah merupakan beberapa bahan kimia yang dapat menyebabkan migren juga.

  • 8. Kekurangan Magnesium

Penelitian terbaru menemukan bahwa kekurangan magnesium menjadi salah satu penyebab terjadinya migren. Jika magnesium kurang atau berkurang, maka akan menyebabkan saraf di otak menjadi macet, sehingga dapat mengakibatkan perubahan visual dan menyebabkan munculnya migren. Suplemen magnesium telah terbukti sebagai herbal alami yang efektif untuk migren, baik dalam makanan atau dengan meminum suplemen. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 50-60% kasus migren terkait dengan kekurangan magnesium.

  • 9. Penyebab Lain

Selain penyebab yang disebutkan di atas, migren juga dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti perubahan cuaca mendadak, dataran tinggi, atau gula darah rendah. Setiap penderita migren mengalami gejala yang berbeda dan memiliki berbagai pemicu untuk migren mereka, itulah sebabnya mengapa migren sering sulit di terapi.

Tips Supaya Mencegah Migrain Kambuh

Migrain adalah masalah kesehatan dimana terjadi nyeri kepala yang sangat menggaunggu, pada umumnya disebabkan karena masalah saraf pada daerah kepala. Migrain atau disebut juga sakit kepala sebelah adalah penyakit yang bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor lingkungan, makanan, dan turunan. Migrain menyerang secara bertubi-tubuh, sehingga penderita akan merasa tersiksa dan sulit berkonsentrasi, maka bila seseorang menderita migrain di sarankan untuk melakukan istirahat, sebab bila melakukan aktifitas sehari hari akan kurang maksimal nantinya.

Penangan yang paling banyak di lakukan adalah dengan mengkonsumsi suplemen  penyaki migrain. “Suplemen migrain herbal yang aman bisa anda dapatkan disini.

Setelah sembuh anda sebaiknya menjalanin tips-tips mencegah migrain kambung berikut ini, supaya anda terhindar dari serangan sakit migrain atau sakit kepala sebelah lagi.

  • Makanlah Makanan dan Minuman Secara bijak

Jangan mentang-mentang stoke makanan ataupun sejenis minuman banyak konsumsinya sebanyaknya. Ingat pola makan yang tidak teratur dapat menyebabkan migrain, dengan makan secukupnya dan bijak dapat membuat anda terhindar dari sakit kepala sebelah. Bahkan bukan hanya sakit kepala sebelah saja, tapi penyakit lainnya.

  • Sakit kepala sebelah Rajinlah Berolahraga

Dengan berolah raga anda akan menjadi kuat, tubuh anda akan terasa lebih fit dan bertenaga. Ketika anda sering melakukan berolahraga daya tahan tubuh kita akan meningkat, sehingga masalah kesehatan yang akan memyerang akan berpikir 2x untuk menyerang tubuh kita.

  • Istirahat yang cukup

Selain beroolahraga istirahat yang cukup seperti tidur adalah yang yang harus di dapatkan 0leh tubuh kita. Siapapun perlu berisitrahat termasuk tubuh kita, usahkan tidur 8jam/hari.

  • Setelah migrain sembuh Coba buat catatan Harian

Membuat catatan harian yang isinya kapan gejala mulai kambung, berapa lama gejala menyerang, apa yang kamu bisa lakukan ketika migrain menyerang dsb. Ini dapat menjadi antisipasi ketika migrain menyerang nantinya.

Solusi terbaik untuk Migrain Anda dengan Herbal Alami ” LAMININE ” Solusi untuk masalah migrain yang selalu menyerang Anda . LAMININE Suplemen herbal alami yang dapat membantu Sakit kepala Anda selama ini 

LAMININE KEMASAN BARU !!!

Penyakit Migrain dan Cara Terapinya

Penyakit Migrain dan Cara Terapinya

Sakit Kepala Dapat Memicu Depresi, Laminine sebagai solusi terbaik untuk terapi Penyakit Migrain Anda . Laminine merupakan nutrisi herbal yang sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel tubuh dan sebagai nutrisi otak serta bagus untuk Penyakit Sakit Kepala Kronis .

Walaupun terkesan sepele, sakit kepala dapat memicu depresi. Bahkan, orang dengan nyeri kronis seperti migrain dan nyeri sendi berisiko lebih tinggi melakukan aksi bunuh diri. Sakit kepala dapat menyerang siapapun, kapan pun dan dimana pun. Pekerjaan kantor yang menumpuk, terjebak kemacetan lalu lintas, hingga mengurus anak bisa memicu kepala nyut-nyutan.

Pada tingkat yang ringan, sakit kepala biasanya akan sembuh setelah beberapa saat setelah mengonsumsi pereda  sakit kepala atau selepas tidur beberapa jam. Namun, lain halnya dengan sakit kepala kronik seperti migrain yang bisa berlangsung dalam beberapa tahap.

Solusi terbaik yang dapat Anda Lakukan yaitu dengan Suplemen Herbal Alami LAMININE 

Penyakit Migrain dan Cara Terapinya

Penyakit Migrain dan Cara Terapinya

Penyakit Migrain dan Cara Terapinya

Penyakit Migrain dan Cara Terapinya

Untuk  terapi Sakit Kepala Kronis   bisa dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung Asam Amino, Trace Mineral, Vitamin dan Fibroblast Growth Factor (FGF). Komponen itu diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel tubuh karena penyakit atau karena aus. Laminine juga merupakan nutrisi herbal yang berasal dari stem cell induk dari telur yang berusia 9 hari yang efektif dalam meremajakan sel dan kesehatan tubuh secara total.

Dosis yang dianjurkan untuk terapi Sakit Kepala Kronis atau Migrain yaitu : 1-2 kapsul / hari    untuk yang sudah menderita berbulan ” bisa konsumsi Laminine  3-4 kapsul / hari,  untuk kasus tertentu yang memerlukan perawatan ekstra diperlukan dosis 4-6 kapsul sehari. Konsumsi laminine setiap hari dapat membantu memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total dan juga untuk meregenerasi sel yang sudah tua atau aus.

Selengkapnya KLIK DISINI !!!: Cara Minum Laminine untuk terapi MIGRAIN

LAMININE NUTRISI HERBAL UNTUK TERAPI SAKIT KEPALA KRONIS/ MIGRAIN

Laminine merupakan nutrisi herbal yang sangat baik untuk membantu Terapi Penyakit Sakit Kepala Kronis . Laminine juga Sebagai nutrisi otak yang lengkap dapat merangsang otak untuk meningkatkan produksi hormon serotin yang membuat nyaman dan rileks. Berikut ini Kesaksian dari orang-orang yang telah merasakan khasiat dari LAMININE sebagai Nutrisi kesehatan yang telah membantu memperbaiki kesehatan tubuh secara total dan membantu mempercepat terapi penyakit.

Artikel Lain Mengenai Laminine Silahkan Klik link dibawah ini :

DISCLAIMER:

Informasi dan pandangan yang diungkapkan di situs ini adalah semata-mata orang-orang dari pemilik situs ini dan bukan merupakan iklan produk LifePharm Global Network. Laporan dalam website ini belum dievaluasi oleh FDA. Produk-produk ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosa, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit. Hasil akan bervariasi tergantung pada fakta dan keadaan masing-masing orang. Dosis yang disarankan adalah berdasarkan pengalaman pengguna kami dan direkomendasikan oleh Dokter kami berkonsultasi.

Hasil positif yang dialami oleh pengguna dapat saja berbeda dengan hasil yang Anda dapatkan. Kami tidak dapat menjamin dan tidak bertanggung jawab apabila  hasil yang Anda peroleh berbeda dengan pengguna lainnya.

Tentang Selengkapnya laminine 

Menjual laminine secara online. Laminine berfungsi meningkatkan dan mengatasi berbagai masalah kesehatan fisik dan mental. Laminine Solusi terbaik untuk terapi penyakit Migrain Anda . Dapatkan hanya di distributor kami di TANGERANG.

Langsung hubungin CS kami Via TELPHON / SMS / WA / BBM untuk order dan pemesanan !!!

Penyakit Migrain dan Cara Terapinya

You may also like...

%d bloggers like this: