STROKE

Penyakit Stroke

 
Gambaran umum penyakit stroke
Penyakit stroke adalah penyakit yang memiiki manifestasi klinis kekurangan darah dan cedera pendarahan pada otak.Selain itu penyakit stroke juga disebut sebagai cerebral apoplexy atau kecelakaan serebrovaskular, yang memiliki angka kematian dan penyebab cacat yang sangat tinggi. Penyakit stroke umumnya dibagi menjadi penyakit stroke hemoragik (pendarahan otak atau pendarahan subarachnoid) dan penyakit stroke iskemik (infark cerebri, trombosis serebral). Yang paling sering dijumpai adalah infark cerebri.
Serangan penyakit stroke sangat cepat dan memiliki angka kematian yang tinggi. Umumnya sering terjadi serangan akut pada usia setengah baya. Kondisi yang parah bisa menyebabkan gangguan kesadaran dan kelumpuhan anggota tubuh. Penyakit stroke adalah penyebab utama kematian dan kelumpuhan manusia.
Jenis penyakit stroke

Penyakit stroke hemoragik

Penyakit stroke hemoragik biasanya mengacu pada kondisi koma dan lumpuh yang disebabkan oleh pendarahan otak (brain hemorrhage), lebih sering dijumpai pada penderita hipertensi yang berusia 50 tahun ke atas. Penyakit stroke hemoragik berkaitan dengan perubahan patologi pada pembuluh darah otak contohnya kolesterol tinggi, diabetes, hipertensi, penuaan pembuluh darah, merokok dan lainnya.
Penyakit stroke iskemik

Penyakit stroke iskemik mengacu pada penyempitan atau penyumbatan pembuluh arteri yang mensuplai darah ke otak (arteri karotis dan arteri vertebral), otak tidak mendapat suplai darah yang cukup sehingga mengakibatkan rusaknya jaringan otak. Terdapat 4 jenis penyakit stroke iskemik antara lain : Stroke ringan atau transient ischemic attack (TIA) ; reversible iskemik neurologik deficit (RIND), stroke progresif (SIE), stroke lengkap (CS).
Penyebab

Penyakit stroke disebabkan oleh gangguan peredaran darah pada otak sehingga mengakibatkan hilangnya sebagian fungsi saraf. Penyebab utama penyakit stroke adalah :
1. Penyakit hipertensi dan Aterosklerosis adalah penyebab stroke yang paling utama dan paling sering dijumpai.
2. Penyakit jantung, yang merupakan salah satu penyebab utama emboli serebral.
3. Aneurisma yang disebabkan oleh kelainan dalam pembuluh darah intracranial. Malformasi arteriovenosa adalah penyebab pendarahan subarachnoid dan pendarahan otak yang paling sering dijumpai.
4. Beberapa peradangan yang dapat menyerang selaput otak, pembuluh darah otak atau hanya menyerang pembuluh darah otak sehingga menimbulkan peradangan arteri pada otak yang akhirnya menimbulkan stroke.
5. Penyakit darah seperti idiopathic thrombocytophenic purpura, polisitemia, leukemia sering menimbulkan penyakit stroke hemoragik.
6. Penyakit gangguan metabolism seperti diabetes, kolesterol tinggi memiliki kaitan yang erat dengan penyakit stroke.
7. Berbagai macam trauma luar, keracunan, tumor otak, setelah menjalani radioterapi tumor otak dan lainnya dapat menyebabkan penyakit stroke istemik atau penyakit stroke hemoragik. Selain itu, merokok, konsumsi alcohol berlebihan, perubahan suhu, perubahan lingkungan, perubahan emosi, terlalu tegang, kelelahan juga merupakan penyebab stroke.
Seiring dengan pertambahan usia, orang berusia tua yang menderita penyakit stroke semakin bertambah, penderita harus memelihara kebiasaan hidup yang baik, melakukan pemeriksan rutin dan melakukan deteksi dini.
*Informasi kasus pasien hanya untuk referensi, setiap kondisi pasien masing-masing berbeda dan hasil pengobatanpun tidak akan sama. Kalau Anda ingin mengetahui lebih banyak informasi mengenai stem sel,silahkan menghubungi dokter ahli kami.

You may also like...

%d bloggers like this: